Showing posts with label lyrics. Show all posts
Showing posts with label lyrics. Show all posts

Thursday, 20 September 2012

Promise


Anda tidak dapat membayangkan betapa beratnya perasaanku saat ini, saat aku berjalan menyusuri koridor menuju ke ruangan itu. Iya, kembali ke ruangan itu lagi setelah jalan pagi yang sama sekali tidak berhasil mengubah suasana hatiku. Cuaca di luar yang cerah, burung-burung yang berkicau, dan angin sepoi-sepoi yang biasanya menyejukkan sama sekali tidak berpengaruh pada hujan badai di dalam sini.

Rencanaku untuk memperbaiki suasana hati sebelum operasi sore nanti gagal total. Belum lagi keluargaku yang sejak tadi keluar, hingga sekarang belum tampak juga. Akhirnya, di hari yang penting ini, aku ditinggal sendiri. Sendirian menghitung mundur waktu yang tersisa, di ruangan putih dengan bau obat yang menyesakkan itu. Tidak ada orang yang menemani, tanpa keluarga, tanpa teman, dan tanpa dia…

Terakhir kali aku melihatnya adalah kemarin sore. Seperti biasa, dia datang menjengukku begitu selesai kerja; rutinitasnya selama satu bulan belakangan ini. Tetapi kemarin, dia pergi begitu saja setelah membicarakan sesuatu dengan orang tuaku di luar ruangan. Aku tidak dapat mendengar apa yang mereka bincangkan, hanya dapat menebak berdasarkan gerakan bibir mereka dan ekspresi, tetapi tanpa membawa hasil apapun. Yang kutahu, hanyalah raut wajah orang tuaku yang sedih dan kecewa setelah dia pergi meninggalkan mereka.

 “Ada apa?” tanyaku saat mereka memasuki ruangan.

“Yola, kamu harus tegar untuk operasi besok, ya. Apapun yang terjadi, orang tua dan keluargamu ini akan selalu ada di sisimu.”

Jawaban dari mereka membuatku tertegun. Mungkin karena terlalu lama menginap di rumah sakit, aku menjadi terbiasa menegaskan maksud dari setiap kata dari kalimat yang diucapkan orang lain.

Apa maksud dari orang tua dan keluarga? Bagaimana dengan dia? Dia yang selalu mengulangi kata-kata penuh harapan padaku. Dia yang selalu mengatakan bahwa akan senantiasa berada di sini untukku. Dia yang selalu berjanji bahwa dia akan menemaniku melewati segala rintangan dalam hidup. Dia sudah pergi, kah?

Aku menertawakan diriku sendiri semalaman, diiringi air mata yang terus mengalir tanpa bisa kutampung. Bukankah ini yang selalu dikatakan orang lain? Kamu akan melihat siapa yang benar-benar mengasihimu di saat kamu memerlukan mereka. Orang-orang di sekitarku sering mengingatkanku agar lebih waspada, bahwa dia mungkin mendekatiku hanya karena latar belakang keluargaku yang lebih sepadan dengannya, bahwa hubungan kami hingga saat ini berjalan dengan terlalu lancar, bahwa kami tidak akan dapat bertahan jika dihadapi dengan cobaan.

Ternyata benar. Aku rasa, dia hanya menunggu waktu. Mungkin, saat aku divonis hanya tersisa beberapa bulan untuk hidup, dia sudah ingin melepaskan diri dari hubungan yang tidak akan berakhir bahagia ini. Kehidupannya dapat dikatakan sempurna, dan seorang perfeksionis seperti dia pasti tidak akan mengizinkan hal seperti ini menodai kehidupannya itu.

Bodoh sekali aku mempercayai setiap janjinya. Ah, biarkan saja. Lagipula setelah hari ini, semuanya akan berakhir. Menurut dokter, kemungkinan berhasilnya operasi hari ini hanya 40 persen. Kalau berhasil, baguslah. Kalau tidak, sudahlah. Aku hanya ingin meminta maaf pada orang tuaku karena telah menyusahkan mereka. Begitu saja.

Tetapi, kata operasi memang menakutkan. Tanganku gemetar dengan kuat saat aku membuka pintu kamar dari ruangan yang menyesakkan itu. Tanganku tidak kuat, tampaknya aku perlu bantuan perawat yang lewat untuk…

Lho, pintunya terbuka sendiri?

Dengan perasaan was-was, aku memasuki kamar. Seisi ruangan gelap, tidak seperti biasanya. Dan aku masih ingat, lampu tidak kumatikan saat aku keluar tadi. Tetapi, ini…

“SURPRISE!” Sahutan kata ini memenuhi ruangan, seseorang memelukku dari belakang, dan lampu menyala. Ruangan ini kembali terang. Dan di atas jendela, tepat di hadapanku, tergantung sederet kalimat “We’ll wait for you. Get well soon!”

Aku membalikkan tubuhku. Ah, ternyata adikku. Tentu saja adikku. Siapa lagi yang kuharapkan? Aku melihat sekeliling ruangan. Keluarga dan teman-teman dekatku melontarkan senyuman manis mereka. Ternyata keluargaku merencanakan ini sejak awal. Aku salah, aku tidak sendirian.

“Terima kasih,” kataku sambil duduk di atas ranjang. “Terima kasih juga sudah susah payah merencanakan kejutan ini dan merahasiakannya dariku. Sejak kapan kalian membuat ini? Memangnya ada waktu?”

Pertanyaan demi pertanyaan aku lontarkan pada mereka yang hadir sambil kutatap satu per satu. Ya, tidak ada dia.

“Sejak semalam. Tetapi bukan kami yang rencanakan,” jawab adikku.

Keningku berkerut. “Lalu…”

Belum sempat kuselesaikan kalimatku, pintu terbuka lagi. Dan dia masuk, dengan seikat bunga di tangan.

Aku dapat merasakan wajahku memanas, mulutku terbuka dengan sendirinya, dan sekujur tubuhku menegang saat dia mendekat.

“Apa…”

Lagi-lagi aku tidak dapat menyelesaikan kalimatku. Dia meletakkan jari telunjuknya di depan bibirku.

“Promises are made to be kept, because they should be. Itu kalimat kesukaanmu, bukan? Janji harus ditepati.”

Meski aku tidak dapat menebak tujuan dari kalimat yang diucapkannya ini, aku tetap mengangguk. Memang benar, ini kalimat yang paling sering kukatakan.

“Jadi, aku ke sini untuk memenuhi janjiku. Untuk tetap berada di sisimu, menemanimu menghadapi segala cobaan, menjadi selimutmu saat kamu kedinginan, menjadi bantalmu saat kamu letih.” Dia tersenyum. Senyuman hangat yang mampu mencairkan apapun. “Tetapi, aku tidak mau melakukan itu dengan begitu saja. Semua itu akan kulakukan dengan suka rela asalkan kamu memberiku sebuah status. Boyfriend, pacar, atau sejenisnya itu tidak ada maknanya. Aku ingin status yang jelas," lanjutnya sambil menatap lurus padaku.

Through rain and snow I'll cherish you (I do)
I'll take care of you (My love)

Dia mengucapkan kalimat terakhirnya dengan tegas, sembari mengeluarkan sesuatu dari sakunya. Aku tertegun saat melihat benda bersinar yang terpajang dalam kotak kecil itu.

“Kamu yakin?” tanyaku. “Aku tidak tahu kapan aku akan meninggalkan dunia ini. Operasi hari ini juga, kemungkinan gagalnya lebih tinggi. Lagipula, kalaupun berhasil, aku mungkin masih harus terus datang berobat ke rumah sakit. Dan juga…”

Sekali lagi kalimatku terpotong. Dia mendecak lidahnya sambil menggeleng.

Even though we'll age, I want to live each day smiling
Would you marry me?
Will you be my everything?
Through hardships and troubles (I do)
I'll always be there (I do)

“Kamu pikir terlalu jauh, khawatir terlalu banyak, dan tingkat kepercayaan dirimu turun terlalu drastis. Pantas saja kamu jatuh sakit seperti ini,” katanya sambil terus tersenyum.

Aku hanya terdiam, melongo melihat laki-laki di hadapanku itu. Dia masih bisa bercanda di situasi seperti ini. Yang benar saja. Tetapi, memang begitulah orangnya. Ini juga salah satu alasan aku begitu terpesona, begitu menikmati saat-saat yang kami lewati bersama.

“Apapun yang terjadi,” lanjutnya. “Aku akan tetap ada di sini. Yang perlu kamu lakukan hanya mengangguk kepalamu sekarang.”

All I have to give you is my love
That's all I've got to offer

Perlahan, aku lakukan apa yang dia katakan. Sebuah anggukan kepala yang membuat senyumannya mengembang semakin lebar. Semua yang hadir dalam ruangan bersorak, bertepuk tangan, dan kurasa, beberapa dari mereka menangis.

Sebenarnya, aku dapat menahan air mataku. Tetapi saat dia mendekat dan mengenakan cincin itu di jariku, kata-kata yang dibisikkannya membuat butiran-butiran bening itu terjatuh begitu saja.

“Cincin ini bukan cincin biasa. It’s a promise. Jadi, kamu harus melewati operasi hari ini. Itu janjimu padaku. Aku sudah berjanji pada Mia bahwa aku akan membawamu ke salon fotonya minggu depan. Jangan membuat aku tidak tepat janji.”

Dia menjauhkan kepalanya, lalu mengangkat jari kelingkingnya ke hadapanku.

“Come back safely. Promise?”

Dengan senyuman bahagia, aku mengangguk lagi sambil mengaitkan jariku pada jarinya.

Will you promise me just one thing?
No matter what happens
We'll always love each other... That's all
Will you marry me?
I do

=============
Songfic by : Lidya Yang (@Lidya_yang)
Inspired by: Marry U By Super Junior
Post #7 of #30HariLagukuBercerita 
=============
Marry U - Super Junior


(Rap) Love~ Oh baby my girl~
You're my everything, your beauty blinds me

My bride, my present from the heavens above
Are you happy? There's tears flowing from your eyes

Until the day your black hair turns grey
I promise to love you forever

I want to tell you every single day that "I love you"
Would you marry me?
I want to live loving you and cherishing you

I want to put you to sleep in my arms every night
Would you marry me?
Will you give my heart this permission?

*I'll stay next to you for the rest of my life (I do)
I love you (I do)

Through rain and snow I'll cherish you (I do)
I'll take care of you (My love)

(Rap) You in a white dress, me in a tuxedo
We walk step in step underneath the moon

I swear, I hate lies, I hate distrust
My princess, my love, stay with me
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/s/super_junior/marry_u_english.html ]
Even though we'll age, I want to live each day smiling
Would you marry me?
Will you be my everything?

**Through hardships and troubles (I do)
I'll always be there (I do)

All the many days we'll spend together (I do)
I'm going to be thankful each and every day (My Love)

I prepared this for you since long ago
Please take this shiny ring in my hand

I'll remember this promise we shared with the same heart
Would you marry me?

*I'll stay next to you for the rest of my life (I do)
I love you (I do)

Through rain and snow I'll cherish you (I do)
I'll take care of you (My love)

**Through hardships and troubles (I do)
I'll always be there (I do)

All the many days we'll spend together (I do)

(Rap) All I have to give you is my love
That's all I've got to offer

I know I lack many things but not my love
I'll look out and take care of you

Will you promise me just one thing?
No matter what happens

We'll always love each other... That's all
Will you marry me?
I do

Lyrics credit: lyricsmode.com

Wednesday, 5 September 2012

Demi Kamu


Sudah berhari-hari kau tidak dapat kuhubungi sama sekali. Seharusnya sudah kuduga hal ini akan terjadi. Kau keluar begitu saja dari café, setelah aku mengatakan bahwa hubungan kami harus berhenti. Dan setelah aku berusaha menghubungimu seharian, kau hanya membalas kekhawatiranku dengan sebuah SMS.

“Aku membencimu”

Kau tahu bagaimana perasaanku saat aku membaca tulisan yang tertera di layar ponsel itu? Rongga dadaku terasa hampa, aku bahkan tidak dapat merasakan rasa sakit dan sesak yang seharusnya ada. Sepertinya aku lupa bernapas untuk beberapa detik. Aku ingin segera muncul di hadapanmu, menjelaskan semuanya, dari awal hingga akhir, mengapa aku bisa melakukan hal seperti ini.

Aku berharap waktu dapat berputar kembali ke siang hari itu. Aku tidak mengatakan kata-kata yang melukaimu itu. Kami akan menikmati makan siang bersama, dan aku dapat mengantarmu pulang untuk pertama kalinya selama setahun lebih kami menjalin hubungan ini.

Tetapi, aku yakin, suatu hari nanti, aku akan berhenti menyesal.

Aku bukan orang biasa. Pekerjaanku sebagai seorang artis membuatku harus mengorbankan banyak hal dalam hidupku, termasuk dirimu.

Apakah kau benar-benar sanggup tidak bertemu denganku selama berbulan-bulan? Kalau kau sanggup, aku tidak. Aku tidak sanggup memikirkan dirimu, yang hanya dapat melihatku melalui layar kaca dan menunggu sebuah tanggal janji temu yang tidak akan pernah dapat kupastikan.

Kau datang ke sebuah café, duduk selama satu jam di sana, sambil terus menerus menerawang, mengharapkan kehadiranku. Sesekali, kau keluarkan cermin dan merapikan penampilanmu. Satu jam kemudian, kau akan mendapat telepon dariku, hanya untuk memberi tahu bahwa aku ada jadwal penting hingga aku tidak bisa pergi.

Kau menjawab dengan santai, “Tidak apa-apa. Aku baru sampai. Ya sudah, kalau begitu. Hati-hati, ya.” Nadamu terdengar begitu riang. Apakah kau tidak mengira aku dapat merasakan rasa sakit dan kecewa dalam kata-katamu itu? Apakah kau kira aku dapat bekerja dengan tenang saat benakku sibuk membayangkan dirimu yang pulang ke apartemenmu dengan langkah gontai?

Apakah kau benar-benar sanggup melihatku dekat dengan artis wanita yang lain? Mungkin kau akan katakan bahwa kau dapat menerimanya karena itu bagian dari pekerjaanku. Tetapi aku tidak sanggup. Aku tidak dapat membayangkan rasa sakitmu, betapa sesaknya dirimu saat mendapati gosip aku sedang dekat dengan siapapun.

“Aku percaya padamu.” Rasa sakit yang timbul karena sayatan kata-katamu pada jantungku melebihi segala rasa sakit yang dapat disebabkan semua jenis pisau di dunia ini. Karena, sekali lagi, aku mengecewakanmu.

Di saat kau memerlukanku, di saat hidup ini memberimu cobaan berat, aku tidak pernah berada di sisimu. Kau bahkan akan dengan tegar mengatakan bahwa kau baik-baik saja, menyuruhku untuk tetap konsentrasi bekerja.

Kau tahu betapa sesaknya aku melihat dirimu yang seperti itu? Aku yang seharusnya melindungimu, aku yang seharusnya menjadi tempatmu berteduh di saat duniamu diserang badai, aku yang seharusnya menjadi tempatmu berlabuh ketika gelombang cobaan berusaha menenggelamkanmu. Aku yang seharusnya seperti itu, dimana? Dimana diriku yang seperti itu berada?

Kau terlalu berharga untuk merasakan segala ini. Kau tidak seharusnya menanggung beban ini sendirian.

Suatu hari nanti, kau akan menemukan seseorang yang dapat menjagamu dengan baik, mencintaimu dengan sepenuh hati, dan menjadi pohon besar tempatmu berlindung. Dia akan menemanimu melewati semua kesulitan dalam hidup. Kau tidak akan pernah sendirian lagi.

Mungkin ini akan terdengar egois, tetapi, izinkan aku untuk memajang fotomu di dalam kamarku. Izinkan aku untuk menyimpan hadiah ulang tahun darimu. Izinkan aku untuk tetap memikirkanmu begitu aku bangun setiap hari. Izinkan aku untuk tetap membayangkan ekspresi banggamu saat aku menerima penghargaan apapun. Izinkan aku untuk tetap membawa kenangan kami dalam perjalananku seterusnya.

Ah, iya. Pada saat hari itu sampai, saat orang itu hadir dalam hidupmu, lupakan kalau diriku mungkin masih sendiri. Sebab saat itu, aku akan melihat kebahagiaanmu dari kejauhan. Dan aku akan tahu, apa yang telah kulakukan tidak salah. Itu saja sudah cukup bagiku.
 

============
Songfic by : Lidya Yang (@Lidya_yang)
Inspired by: 我不愿让你一个人 ( I Don't Wish For You To Be Alone) By Mayday 五月天
Post #2 of #30HariLagukuBercerita 
 =============

English translation of "I Am Not Willing To Let You Be Alone" by Mayday:
 Eng trans by me (Lidya Yang)
"What do you think?"
Even though I know that you are not around, I will still ask
But the air is unable to answer in your place
Habit is like a stubborn wound that would never heal
My soul is being torn apart once I start to miss you

I developed an extra copy of the album of our photographs for you to keep
I also prepared another layer of sweater for you
But how do I prepare extra warmth to comfort you when you are lonely?

 I don't wish for you to be alone
All alone, drifting in the sea of people
I don't wish for you to go through the hardships alone

I don't wish for you to be alone
Enduring the cruelty of this world
I don't wish for tears to accompany you forever

After you left, the trace of love is like an empty city
I lost your cup, gloves, and laughter
In the end, you only brought with you your fragility and innocence
And the person that I am unable to let go the most

Perhaps in the future, you will find someone who understands you, treats you well
A better person
In the next journey, you must be more happy and prosperous
 
 I don't wish for you to be alone
All alone, drifting in the sea of people
I don't wish for you to go through the hardships alone

I don't wish for you to be alone
Enduring the cruelty of this world
I don't wish for tears to accompany you forever

"What do you think?"
Even though I know that you are not around, I will still ask
Just because I am used to your satisfied expression
It's just my final possible wishful thinking
I only wish for you to have a happy life

I only wish for fate to take you to a whole new journey
Fly towards a land of bliss
Just fly forward without turning around
Please forget that I am still alone

Thursday, 10 May 2012

Way - Super Junior





The title of this song is 'Way'.. A song that's released together with Super Junior's Japanese single "Opera" on the 9th of May 2012. Note : You might need to tune the volume up.

I've liked the song the first time I listened to it. The meaning's great too~

And Yesung oppa sings the first part!! I'm so happy~ His voice makes a good intro to this song~  ♥ ♥ ♥

I am very sure that this shall be the first Japanese song that I'll remember all the lyrics.. Besides all the anime soundtracks that I've memorized, of course..
But if I can memorize the rap part, then this'll be the very first Japanese song that I can do the rap part.. :)

For now, I think I'll just post the romanized lyrics and the english translations~
The Hiragana/Katakana/Kanji part'll have to wait~

And now, the lyrics :

Way
Super Junior

[Yesung]
Tabi ni tsukareta asa mo
Kaze ga tsuyoi yoru mo
Tabibito wa nando demo
Tachi agari susunde iku

[Kyuhyun]
Tsuyoku terasu hizashi ni
Mizu no nai daichi de
Hana ga ima mo dokoka de
Sakoutoshite iru you ni

[Ryeowook]
Kokai dato ka
Kanashimi wo
Hikiziru tame ni ikiru
Wake janaitte koto

[Kyuhyun, Ryeowook, Yesung]
Kimi wa shitteru hazu dayo

[Siwon/All]
Umareta bashou toka
Miteru fuukei mo
Nani mo kamo chigau
Bokura no iku

[Sungmin+Donghae/All]
Sore zore no michi wa
Itsuka dokoka de
Tsunagatte iru kara

[Leeteuk]
Hitori janai yo

[Eunhyuk]
Saa~ Ho wo susumeyo
Bokutachi no
Ikiru akashi wo sagashite
Juppun sugiru kirai
Kako wazurai
Tohou ni
Kureta hibi wo ima koete

[Donghae]
Itsuka negatta ano mirai
Nanno kakushou mo mada inai
Keredo kitto bokura tatteru
Sugu soba ni

[Sungmin]
Hiki modosenai
Wakareda toka
Kie mokoru yume da toka
Wasurerarenai nara

[Sungmin + Donghae + Eunhyuk]
Isso tsurete ike ba iiyo

[Leeteuk/All]
Ikutsu mo wakareta
Michi no tochuu de
Sore zore no yume
Kizan daka kara

[Donghae/All]
Sono hitotsu hitotsu ga
Itsu ka ookina
Jinsei toiu na no

[Leeteuk]
Pazuru ni naruyo

[Shindong]
Toki ni mayoi tachi domaru
Kutsuzoku suriherashi
Arukenai hibi wa
Douka omoi dashite hoshii
Keiken na tabibito no uta wo

[Leeteuk]
Donna ni touku hanaretetemo
Onnaji sora wo bokura miageru
Sonna ari fureta WAY
Hitotsu hitotsu ga takara mono

[Sungmin + Eunhyuk]
Kake ga onai bokura no piisu saa

[Kyuhyun]
Umareta bashou toka
Miteta fuukei mo
Nanimo kamo chigau koto
Hikori ni omouyo

[Siwon+Leeteuk/All]
Ikutsu mo wakareta
Michi no tochuu de
Sore zore no yume
Kizan daka kara

[Leeteuk+Sungmin/All]
Sono hitotsu hitotsu wo
Narabete bokura no
Jinsei ga sukoshizutsu

[Donghae]
Doki agattekuyo

***

English Translation:

Travelers rise up to move forward as many times
Even in distress mornings or windy nights
Flowers are blooming everywhere
Despite the extreme sunlight or soil with no water
You should not live a life with sadness and regrets
You should know that
We have our own path
Our own birthplace
Even scenery to look out for
But one day we would be together in a place
You are not alone
Let’s move forward and look for something that is worth living for
Now, overcome the days were you were at loss
It’s enough to be bothered by the past
Although there is no confirmation
One day we will get our chance
If there are things you cannot leave behind
Like farewells or unforgettable dreams
Just take them with you
Even if we part ways with our own dreams
All of it will be the pieces of the puzzle called ‘life’
When the time comes that you are confused and hesitated to move forward
I want you to remember the song of the travelers
Although we are far away from each other
We are still looking up at the same sky
Even in such common ways
All of these things are our treasure
I am proud that we have our own perspective and own identity
Even if we part ways with our own dreams
With all this, little by little we move forward in attaining our goals in life

Lyrics and translation credit : nootherthansuju.wordpress.com
Audio credit : sheilachens @ youtube

Saturday, 7 April 2012

What If - Super Junior



This is the song I used for the story with the same title "What If"~ A song by Super Junior.

It's a song from Super Junior's 3rd Album "Sorry Sorry" sung by members Yesung, Kyuhyun, Ryeowook, and Sungmin (based on the sequence of appearance in the video above).

It's an amazing song. The adlib, harmonization, etc.  A must listen!

Now, it's time to post the lyrics, with English translations..


Korean Romanization


[Yesung] Ssahyeoganeun shigandeureun
Amado yokshimeul bureuna bwayo
Eojeboda oneul deo
Apajingeol bomyeon... Oh girl

[Kyuhyun] Nareul hyanghan misoedo
Manyang haengbokhal su eobseojin geon
Teukbyeorhami eobdaneun geol
Ara beorin hubuteoyeojjyo baby

[All] What if geudaega nal
Saranghal geotman gata
[Ryeowook] Jogeum gidarimyeon
Naege ol geotman gataseo
[All] Ireon gidaero naneun
Geudael ddeonal su eobjyo
[Ryeowook] Geureohke shigani
Ssahyeo apeumi dweneun geol
Jal algo isseumyeonseo... Oh girl

[Sungmin] Naegeman juneun georago
Midgo shipeojineun misoyeojjiman
Anin geogejjyo geuraedo hokshina
Hamyeonseo...

[All]What if naega geudael
Meonjeo mannasseoddamyeon
[Kyuhyun] Ani charari na
Geudaereul mollasseoddamyeon...
[All] Ireon saenggakdo naegen
Amu soyongi eobjyo
[Yesung] Gipsukhage bakhin
Geudaeraneun shigan soge
Imi salgo isseuni...

[Sungmin] Shiganui moogemankeum
Sarangeun deohaegago
[Kyuhyun] Apeumi mugeoweodo
Geuraedo eonjengan nal
Saranghal geotman gata
[Yesung] Jogeum gidarimyeon
Naege ol geotman gataseo

[All] Ireon gidaero naneun
Geudael ddeonal su eobjyo
[Ryeowook] Geureohke shigani
Ssahyeo oneureul mandeun geol
Jal algo issemyeonseo... Oh girl
[Yesung] Oh~ lady...


English Translation 


[Yesung]It seems as though the accumulated time is being greedy
Seeing as it hurts more today than yesterday
Oh girl

[Kyuhyun]It was after I realized that I couldn’t be totally happy with that smile towards me
That there was nothing special, baby

[All]What if
It seems like you’re going to love me
[Ryeowook]Because it seems like you’re going to come to me if I wait just a little
[All]With these anticipations
I can’t leave you
[Ryeowook]Even though I know that as time accumulates
It becomes pain
Oh girl

[Sungmin]Even though I wanted to believe that that smile was just for me
It probably isn’t, right?
But still
Just maybe

[All]What if
I met you first
[Kyuhyun]No, if I didn’t know you
 These thoughts are useless
[Yesung]For I’m already living in the deeply set times of you

[Sungmin] Even though love increases as much as time’s weight
[Kyuhyun] Even though pain is heavy
Still, I feel like you’ll love me
[Yesung]Because it seems like you’re going to come to me if I wait just a little

[All] With these anticipations
I can’t leave you
[Ryeowook] Even though I know that the accumulated time has made today
Oh girl
[Yesung]oh lady


lyrics credit : warmy-sun.blogspot.com
video credit : jstasimplesub @ youtube